Perubahan pada payudara merupakan salah satu ciri ciri orang hamil yang secara fisik dapat dilihat dengan mata telanjang. Perubahan-perubahan ini bisa meliputi membesarnya payudara, payudara menjadi lebih lembut, menggelapnya areola dan menonjolnya puting. Perubahan payudara pada wanita hamil bisa menjadi ciri-ciri awal hamil 1 minggu karena munculnya perubahan ini terjadi pada 1 hingga 2 minggu setelah pembuahan terjadi, jadi bisa dikatakan juga bahwa ini terjadi pada usia kehamilan 1 bulan pertama.

Areola adalah daerah kulit disekitar puting yang biasanya mempunyai warna lebih gelap dari sebagian besar payudara. Areola berbentuk melingkar dan lebarnya areola ini tidak sama pada setiap wanita. Pada areola terdapat jaringan otot yang juga membantu puting lebih tegak untuk mempersiapkan dirinya bisa menyusui nanti. Pada umumya warna areola pada wanita bermacam-macam, antara lain:

  • ┬áCoklat
  • Coklat Tua
  • Merah Muda
  • Krem
  • Krem Kehitaman
  • Coklat Kehitaman

Penyebab Perubahan Payudara dan Areola

1. Penyebab Pada Wanita Hamil

Penggelapan atau hiper-pigmentasi yang terjadi pada areola dikarenakan hormon kehamilan yaitu hormon progesteron dan estrogen. Kedua hormon ini pada dasarnya turut bekerja memicu pigmen pada wanita hamil yang menyebabkan berbagai gejala pada wanita hamil. Gejala-gejala hamil yang mungkin terjadi yang disebabkan oleh hormon ini adalah:

ciri orang hamil perubahan payudara

 

  • Warna menjadi gelap pada hamil minggu pertama hingga kedua dan akan berlanjut selama kehamilan
  • Diameter areola akan membesar selama kehamilan
  • Kelenjar montgomery menjadi lebih besar hingga bisa berupa bintik, benjolan dan bahkan seperti jerawat
  • Membesarnya payudara karena hormon diproduksi semakin banyak selama kehamilan menyebabkan perluasan jaringan kelenjar dan membesarnya pembuluh darah
  • Penebalan kulit areola
  • Puting menjadi lebih besar, tegak dan menonjol untuk mempersiapkan proses menyusui
  • Nyeri pada payudara
  • Bocornya kolostrum (air susu ibu)
  • Pigmentasi atau bercak-bercak hitam pada bagian tubuh tertentu dihampir semua tubuh wanita hamil
  • Perubahan-perubahan lain pada payudara

Perubahan pada areola tidak hanya pada penggelapan warnanya, akan tetapi pada wanita hamil akan dijumpai titik-titik atau bintik-bintik pada areola yang muncul dengan sendirinya dan membuat anda heran kenapa muncul bintik-bintik tersebut. Pada dasarnya areola mengandung 3 kelenjar, yaitu: kelenjar keringat, sebaceous dan montgomery.

Kelenjar montgomery inilah yang menyebabkan munculnya bintik-bintik pada areola. Dinamakan Montgomery karena pertama kali ditemukan oleh dokter asal irlandia bernama Dr. William Montgomery pada tahun 1837.

Jumlah bintik-bintik kelenjar montgomery yang muncul pada wanita hamil bervariasi, ada yang hanya empat dan ada juga yang lebih banyak dan bisa mencapai 20 bintik atau benjolan. Bintik-bintik ini bisa dilihat dengan mata telanjang dan perubahan ini mungkin mengejutkan anda, terutama bagi anda yang baru pertama kali hamil. Karena pada wanita hamil pertama ciri-ciri ini akan jelas terlihat.

2. Penyebab Pada Wanita Tidak Hamil

Penggelapan areola sudah umum terjadi pada wanita hamil dan merupakan hal yang baik, namun ternyata gejala ini juga tidak mungkin terjadi pada wanita yang tidak hamil. Dalam hal ini, penggelapan areola bisa disebabkan oleh penuaan, menstruasi dan pengaruh dari obat-obat tertentu. Apabila perubahan pada areola ini terjadi disertai dengan kemerahan, pendarahan dan rasa sakit maka sebaiknya anda segera periksa ke dokter karena bisa terindikasi penyakit yang serius dan berbahaya. Dalam kasus ini ada penyakit berbahaya yang gejalanya adalah penggelapan areola, penyakit itu adalah paget.

Paget adalah salah satu jenis kanker yang jarang terjadi, dinamakan paget karena ditemukan oleh ilmuwan bernama Sir James Paget yang mengindikasikan penggelapan aerola sebagai gejala kanker disertai dengan mengelupasnya kulit pada aerola.

Tujuan Perubahan dan Penggelapan Aerola

Bintik-bintik dan benjolan pada aerola yang merupakan kelenjar montgomery tidak berbahaya dan justru sangat membantu anda dalam proses menyusui. Munculnya bintik yang mengandung montgomery ini merupakan minyak yang salah satu tujuannya untuk melindungi dan melumasi kulit sensitif pada aerola sehingga saat anda menyusui tidak kering dan terasa sakit, meskipun pada pertama kali menyusui akan terasa sakit karena kelenjar ini juga butuh rasangsangan untuk dia bekerja melumasi aerola. Tujuan dari perubahan dan aerola menjadi lebih gelap atau menghitam antara lain:

  • Melindungi dan melumasi kulit pada aerola yang lebih sensitif sehingga tidak sakit ketika menyusui dimana akan ada tekanan, kikisan, pengeringan dan tarikan pada kulit aerola ketika bayi sedang menyusu.
  • Aerola yang lebih gelap membuat bayi lebih mudah saat ingin menyusu karena saat pertama kali lahir penglihatan bayi masih kabur dan tidak jelas.
  • Dan minyak pada kelenjar montgomery ini kemungkinan juga mengandung bau khas yang bisa merangsang nafsu makan untuk bayi.

Bagaiman Cara Mengatasi Penggelapan Areola?

Perubahan dengan menggelapnya areola pada wanita hamil adalah hal yang sangat wajar dan ini baik untuk bayi anda. Jadi sebaiknya anda tidak menggunakan krim atau obat-obatan tertentu untuk menghilangkap menggelapnya atau menghitamnya areola ini. Dalam beberapa kasus pada wanita hamil kadang justru harus dibantu dengan lansinoh. Lansinoh berfungsi untuk membantu melembutkan kulit pecah-pecah dan menguatkan areola yang aman untuk wanita hamil.

Penggelapan areola ini biasanya secara berlahan akan berkurang dengan sendirinya setelah anda selesai menyusui, namun ada juga pada beberapa wanita penggelapan ini akan tetap permanen.