Pengertian Morning Sickness

Mual dan Muntah merupakan gejala atau ciri-ciri kehamilan yang umum dirasakan oleh rata-rata 50% dari wanita hamil. Mual dan muntah ini dalam istilah umum ataupun kedokteran biasanya juga disebut dengan morning sickness. Namun jangan tertipu dengan istilah tersebut, karena meskipun gejala ini sering terjadi dipagi hari dalam kenyataannya mual atau morning sickness ini sering juga dialami pada malam hari dan dalam kasus yang parah dialami sepanjang hari. Meskipun mual saat hamil ini hal yang wajar dan tidak mengganggu kesehatan anda dan perkembangan janin, namun pada level tertentu gejala hamil harus ditangani jika mengganggu kehamilan.

Morning sickness terjadi dan merupakan ciri-ciri hamil 1 bulan, dan berlanjut pada usia kehamilan trimester pertama. Tepatnya antara usia kehamilan 6 minggu hingga hamil 12/14 minggu atau bulan ke 3. Setelah hamil bulan ke 3 biasanya akan hilang, namun dari 10 wanita hamil, diperkirakan ada 1 wanita yang masih merasakannya hingga minggu ke 20.

gejala hamil mual muntah morning sickness sebab dan cara mengatasi

 

Sebab Mual Saat Hamil (Morning Sickness)

Sebab utama mual dan muntah merupakan efek dari peningkatan homon kehamilan (hCG) dalam tubuh yang membuat tubuh wanita yang sedang hamil bereaksi dengan merasakan mual dan muntah. Namun ada beberapa sebab dan hal-hal lain yang  bisa memicu adanya mual dan muntah saat hamil, selengkapnya antara lain:

  • Hormon hCG, hormon hCG merupakan hormon kehamilan yang diproduksi oleh tubuh wanita hamil sesaat setelah terjadi proses implantasi. Hormon ini akan meningkat drastis saat terjadi kehamilan dan digunakan sebagai metode untuk tes kehamilan lewat tespek. Tidak jelas apakah memang hCG ini berperan besar dalam terjadinya mual atau morning sickness. Namun dari kejadian yang bertepatan dengan peningkatan hCG saat terjadi kehamilan menjadikannya tersangka utama terjadinya gejala mual dan muntah (morning sickness).
  • Estrogen, sama seperti halnya hCG hormon ini juga meningkat pesat saat terjadinya kehamilan sehingga bisa menjadi penyebab mual atau morning sickness.
  • Perut sensitif, sensitifitas perut bisa jadi pemicu sebabnya, misalnya bagi anda yang punya riwayat mudah mual atau mabuk saat berkendara.
  • Kehamilan pertama, hamil pertama bisa membuat anda sangat sensitif terhadap perubahan hormon dalam tubuh dan sensitif terhadap bau-bau tertentu bisa membuat mual ini semakin menjadi.
  • Stress, pada beberapa kasus psikolog menyimpulkan stress juga merupakan penyebab adanya mual atau morning sickness namun tidak ada bukti yang bisa menguatkannya.
  • Hamil Kembar, salah satu ciri-ciri hamil kembar, yaitu dua janin atau lebih adalah mual dan muntah yang berlebih karena hormon hCG yang diproduksi juga berlebih dibanding kehamilan normal atau satu janin.

Pada beberapa kasus yang bisa menyebabkan gejala mual dan muntah (morning sickness) ini menjadi parah dan sangat mengganggu proses kehamilan anda. Dalam kasus ini maka anda harus waspada karena bisa jadi anda bisa terkena Hiperemesis gravidarum (HG).

Hiperemesis gravidarum (HG) merupakan kejadian dimana tubuh anda sudah mengalami gejala mual yang parah sehingga membuat tubuh anda dan janin menjadi kurang gizi dan kurang elektrolit. Hal ini bisa membahayakan anda dan janin dalam kandungan sehingga harus segera mendapatkan perawatan dokter ataupun rumah sakit. Waspada dan konsultasilah ke dokter jika:

  • Mual (morning sickness) ini membuat anda tidak nafsu makan dan makanan yang masuk dalam tubuh anda terlalu sedikit.
  • Mual disertai dengan demam dan rasa sakit
  • Mual berlanjut hingga trimester kedua

Jika memang diagnosa dokter mengarah pada Hiperemesis gravidarum (HG) dengan mual (morning sickness) yang parah dan berlebihan  maka kemungkinan anda akan mendapatkan perawatan inap dengan infus untuk menambah cairan elektrolit dan gizi untuk memulihkan kesehatan anda dan janin.

 Cara Mengatasi Mual (Morning Sickness) saat Hamil

Bagi beberapa wanita, morning sickness bukanlah gejala hamil yang mengganggu. Namun ada beberapa juga yang membuatnya merasa terganggu aktivitasnya dengan mual tersebut dan mengganggu pola hidup.

Untuk mengurangi efek negatif dari mual saat hamil (morning sickess) ada beberapa tips, saran dan anjuran serta larangan yang mungkin bisa anda terapkan dalam pola hidup diawal kehamilan anda, antara lain:

Tips, Saran dan Anjuran

1. Jahe

Saran paling umum dan mudah dan alami adalah menggunakan obat alami yaitu jahe. Jahe dapat mengurangi mual dengan cara dibuat wedang jahe ataupun konsumsilah permen jahe yang asli. Biasanya ada permen jahe dengan bungkus transparan, meskipun tidak terlihat bermerek namun jahe yang digunakan adalah asli. Atau permen jahe lain yang penting jahe asli. Kadang ada juga biskuit jahe yang bisa anda jadikan makanan ringan atau cemilan.

 2. Makan Makanan Kecil (Ngemil)

Makan makanan ringan secara rutin bisa membantu mengurangi mual, misalnya keripik ataupun makanan kecil lain yang juga membantu anda untuk tetap mengkonsumsi makanan untuk asupan gizi anda dan janin. Karena makan makanan utama (berat) seperti nasi dalam jumlah banyak bisa memicu mual. Jadi sering makan meskipun jumlah sedikit bisa membantu anda mengurangi mual dan mencukupi gizi.

3. Pepermint dan Lemon

Pada beberapa wanita permen pepermint atau minuman pepermint dan lemon bisa membantu mengurangi rasa mual.

4. Istirahat dan Kurangi Stress

Lelah dan capek bisa memacu mual pada perut anda, banyak istirahat dan tidur siang bisa mengurangi mual dan muntah. Bersantai dan bercanda bersama teman atau nonton film ringan dan komedi bisa membuat anda relax dan mengurangi stress yang bisa memacu mual.

7. Minum Air

Minumlah 1/2 gelas air putih dahulu sebelum dan sesudah makan, minum juga air pada siang hari atau ketika tidak makan untuk menghindari dehidrasi. Minum segelas air hangat sesaat setelah bangun tidur juga bisa mengurangi morning sickness.

8. Obat antiemetik

Jika mual dan muntah (morning sickness) anda sudah parah dan sangat menggangu, konsultasilah kedokter. Dokter mungkin akan meberikan anda obat antiemetik yang bisa berupa antihistamin, yaitu obat alergi yang aman digunakan oleh wanita hamil.

 Larangan

Hal-hal yang sebaiknya dihindari untuk mengurangi mual (morning sickness):

1. Jangan Berbaring Setelah Makan. Berbaring seletah makan membuat perut dan tubuh anda sejejar dan memacu mual dan ingin muntah

2. Jangan membiarkan perut kosong. Makanlah jika sudah waktunya makan, jangan biarkan perut anda kosong.

3. Hindari masak dan makan makanan pedas.

4. Hindari Hawa panas

Hawa panas dalam ruangan bisa membuat anda gerah menimbulkan stress dan memacu mual. jika dalam ruang bukalah jendela sehingga hawa tidak panas.

5. Hindari Makanan Menyengat

Makanan dengan bau menyengat akan memicu perut anda merasakan mual, jika sensitifitas bau anda tinggi cobalah minta tolong pasangan atau teman anda untuk memasak supaya anda tidak terpacu mual. Makan makanan panas juga bisa memacu mual karena pada makanan yang panas bau dari makanan lebih perasa daripada ketika dingin.