Menghitung usia kehamilan bukanlah hal yang sulit jika dibantu dengan kalkulator hamil yang disediakan dalam halaman ini. Namun tetap diketahui bahwa perhitungan usia hamil ini hanyalah perkiraan, karena kita tidak bisa tahu persis kapan pembuahan berhasil pada masa subur anda.

Setelah kita merasakan ciri-ciri hamil yang biasanya terjadi pda usia hamil 1 bulan maka saatnya kita mengetahui usia kehamilan. Hal ini menjadi penting supaya kita tahu kapan perkiraan kelahiran cabang bayi (HPL) dan tentu mempersiapkan segala sesuatunya serta mengontrol perkembangan janin dari bulan ke bulan. Kalkulator perhitungan ini akan membantu kita menjalankan program pemeriksaan dengan baik dan kita bisa mengetahui perkembangan janin dalam kandungan dari bulan ke bulan.

A. Cara Menghitungan Usia Kehamilan Online

Kalkulator dibawah ini hanya menolong untuk memudahkan salah satu metode menghitung usia hamil, yaitu metode kalender. Disini disediakan dua macam alat perhitungan yang memudahkan untuk menghitung usia kehamilan secara online dan otomatis.

1. Kalkulator Kehamilan Online

Berikut ini adalah kalkulator hamil yang telah disediakan dalam bentuk tabel, masukan data yang dibutuh dengan benar.

Hari Pertama Haid Terakhir(HPHT) Tanggal (DD)Bulan (MM) Tahun (YYYY)
Lama Siklus Haid Rata-rataBoleh tidak diisi (22 – 45 hari)*Umumnya 28 hari
Hasil Perkiraan
Pembuahan
Usia Janin
Siap Dilahirkan
Tanggal Kelahiran (HPL)
Trimester Pertama
Trimester Kedua
Trimester Ketiga

 

Keterangan:

  • Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT) adalah hari pertama anda haid pada periode terakhir menstruasi anda. Misalnya anda sudah telat haid 1 bulan, maka anda harus mengingat kapan hari terakhir anda haid.
  • Lama Siklus Haid Rata-rata adalah lama periode menstruasi anda. Biasanya anda tahu bahwa kalo dilihat dalam tanggal haid tiap bulannya maka tanggalnya akan maju beberapa hari. Anda hitung kapan hari terakhir anda haid dan kemudian haid kembali disaat anda belum hamil atau menstruasi normal anda.

2. Kalender Hamil Putar

Jika anda periksa ke bidan atau dokter maka biasanya alat seperti inilah yang digunakan untuk menghitung usia kehamilan dan hari perkiraan lahir (HPL). Namun disini tidak dalam bentuk fisik seperti para dokter, kalender kehamilan ini dibuat secara animasi untuk memudahkan. Fungsi dan kerjanya sama seperti bentuk fisiknya. Cara kerjanya cukup klik pada kalender putar dan arahkan mouse anda sesuai dengan tanda yang ada pada alat, arahkan garis merah pada hari pertama haid terakhir anda. Maka disitu akan terlihat berbagai petunjuk sesuai kehamilan termasuk perkiraan berat dan panjang janin serta perkiraan calon bayi siap lahir.

Rumus Cara Menghitung Usia Kehamilan Secara Manual

Selain dengan cara otomatis dengan bantuan kalkulator online, anda juga bisa menghitung usia kehamilan secara manual. Alat perhitungan kehamilan metode kalender menggunakan hari pertama haid terakhir (HPHT) diatas didasarkan pada cara perhitungan dengan rumus Neagele.

Rumus Hamil Neagele
Untuk mendapatkan hari perkiraan lahir (HPL) rumus ini sebenarnya sangat sederhana, caranya adalah dengan menambahkan 7 (+7) pada HPHT untuk mendapatkan tanggal, kurangi 3 (-3) untuk mendapatkan bulan dan tambah 1 (+1) untuk mendapatkan tahun. Untuk bulan yang tidak bisa dikurangi 3 yaitu januari, februari dan maret maka untuk mendapatkan bulan ditambah 9 (+9) dan tahun tidak ditambah. Rumus ini hanya berlaku untuk Lama Siklus Haid Rata-rata yang umum yaitu 28-30 hari.

Contoh perhitungan:

  • Pada bulan bisa dikurangi 3 (-3)

HPHT = 5 September 2013 atau 05-09-2013

HPL = tanggal (5+7) =12, bulan (9-3)=6, tahun (2013+1)=2014. Maka didapatkan hari perkiraan lahir (HPL) adalah tanggal 12 Juni 2014

  • Pada bulan tidak bisa dikurangi 3 (-3)

HPHT = 5 Januari 2013 atau 05-01-2013

HPL = tanggal (5+7) =12, bulan (1+9)=10, tahun (2013)=2013. Maka didapatkan hari perkiraan lahir (HPL) adalah tanggal 12 Oktober 2014

Untuk yang mempunyai Siklus Haid Rata-rata selain 28-30 hari maka bisa gunakan rumus:

Hari Perkiraan Lahir (HPL) = HPHT + 9 bulan + Siklus Haid Rata-rata – 21 hari

B. Metode Tinggi Fundus Rahim (Fundus Uteri)

Fundus adalah istilah kedokteran untuk bagian atas rahim yang terletak diantara tuba falopi. Dalam kehamilan dan perkembangan janin maka fundus akan semakin meninggi. Perkembangan ini bisa dijadikan metode untuk memperkirakan usia kehamilan. Pemeriksaan ini biasanya akan dilakukan oleh dokter untuk memastikan perhitungan kelender akan sesuai dengan tinggi fundus untuk memastikan perkembangan fundus sudah sesuai. Ada dua cara untuk menggunakan metode ini, yaitu dengan jari dan dengan tali pengukur. Setelah menentukan tulang kemaluan sang ibu maka bisa diukur perkembangan rahim dan janin dengan metode berikut.

1. Dengan Jari

Pengukuran dengan jari ini menggunakan 2 jari sebagai patokan. Dengan melihat tinggi fundus lalu menempelkan jari pada perut ibu hamil. Perkiraan kalkulasi bisa dilihat pada gambar.

hitung usia hamil fundus dengan jari

 2. Dengan Tali Ukur

Pengkuran bisa juga dilakukan dengan cara mengukur, bukan dengan penggaris tapi menggunakan tali pengukur supaya bisa menekuk dan sesuai lekuk perut ibu hamil. Perkiraan usia hamil dengan metode fundus menggunakan tali ukur bisa dilihat pada gambar.

menghitung hamil cara fundus dalam centimeter

 C. Menghitung Usia Kehamilan Metode USG

Dalam perkembangan teknologi kedokteran, USG atau ultrasonologi menjadi kemajuan teknologi kedokteran yang sangat membantu. Bahkan dalam perkembangannya USG tidak hanya dalam 2 dimensi tapi 3 dimensi.

Dengan USG ini bisa dilihat langsung bagaimana perkembangan janin dalam kandungan. Dengan begitu metode ini bisa digunakan sebagai cara menghitung usia kehamilan. Dalam menghitung usia kehamilan dengan USG menggunakan 3 cara dalam 3 tahap perkiraannya.

1. Gestational Sac (GS)

Cara ini digunakan dengan cara mengukur diameter kantong kehamilan. Metode ini dilakukan pada awal kehamilan setelah dipastikan kehamilan dari ciri-ciri hamil yang dialami sang ibu. Biasanya metode ini dilakukan pada usia kehamilan 6-12 minggu.

2. Grown Rump Length (GRL)

Cara ini dengan mengukur jarak antara kepala dan bokong pada janin. Dilakukan pada perkiraan usia 7-14 minggu.

3. Biparietal Diameter (BPD)

Pada usia kehamilan perkiraan 12 minggu akan mulai dihitung diamter kepala janin. Cara ini yang kemudian akan sering dipakai untuk mengontrol kondisi janin dalam kandungan, apakah perkembangan sudah sesuai dengan perhitungan metode kalender apa belum.

Metode dan cara menghitung usia kehamilan diatas paling mudah untuk anda adalah menghitung dengan metode kalender. Dokter tentu juga akan menggunakan motode kalender untuk pertama kali. Kemudia akan dijadikan sebagai dasar untuk memantau perkembangan janin dan kondisi kesiapan sang ibu dengan metode fundus ataupun USG. Dengan demikian perkiraan usia kehamilan ini selain hanya untuk memperkirakan kelahiran juga untuk memastikan kondisi janin berkembang sebagaimana mestinya.